BERITAACUAN.COM.PANGKALPINANG- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat adanya penurunan kinerja sektor pariwisata pada September 2026. Penurunan ini terlihat baik dari pergerakan perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) maupun indikator perhotelan di seluruh wilayah Bangka Belitung.
Ketua Tim Statistik Harga BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Desiana Arbani, mengungkapkan bahwa jumlah perjalanan wisnus dengan tujuan Bangka Belitung pada September 2026 mencapai 354,81 ribu perjalanan.
“Jumlah perjalanan wisnus pada September 2026 tercatat 354,81 ribu perjalanan. Jika dibandingkan dengan Agustus 2026 yang mencapai 407,84 ribu perjalanan, terjadi penurunan secara *month-to-month* sebesar 13,00 persen,” ujar Desiana saat memberikan keterangan terkait rilis data statistik.
Desiana menambahkan, penurunan juga terjadi jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. “Apabila dibandingkan dengan kondisi September 2025 (*year-on-year*), jumlah perjalanan wisnus ke Bangka Belitung turun sebesar 5,69 persen,” lanjutnya.
Sejalan dengan berkurangnya arus mobilitas wisatawan, performa industri perhotelan di Bangka Belitung turut terdampak:
Jumlah Tamu Menginap: Tercatat sebanyak 63.814 orang pada September 2026. Angka ini mengalami penurunan sebesar 10,07 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 70.959 orang.
Tingkat Penghunian Kamar (TPK): TPK hotel bintang pada September 2026 tercatat sebesar 29,54 persen, atau terkoreksi 3,83 poin dari bulan Agustus 2026 yang sebesar 33,37 persen.
Rata-rata Lama Menginap (RLMT): Durasi menginap tamu di Bangka Belitung pada September 2026 berada pada angka 1,50 malam, turun tipis 0,06 malam jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 1,56 malam.














