Anggota DPRD Babel Yogi Maulana Suarakan Keprihatinan Antrean BBM Mengular dan Tak Kunjung Tuntas

Jumat, 30 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAACUAN.COM.PANGKALPINANG – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yogi Maulana, menyuarakan keprihatinan mendalam terkait persoalan antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tak kunjung usai di berbagai wilayah Kabupaten/Kota, khususnya Kota Pangkalpinang.Kamis (29/10/26).

Dalam rapat kerja bersama jajaran Pertamina, pemilik SPBU, dan Ditreskrimsus Polda Babel, Yogi mempertanyakan secara tegas apakah pasokan BBM yang dikirim selama ini sudah benar-benar sesuai dengan tingkat kebutuhan riil masyarakat.

“Masyarakat terus bertanya-tanya, apa sebenarnya penyebab utama antrean ini? Apakah masalah pasokan, jadwal distribusi, kapasitas pelayanan SPBU, atau ada dugaan penyimpangan yang harus ditelusuri?” tegas Yogi.

Ia mengungkapkan bahwa fenomena antrean panjang ini terjadi merata di seluruh wilayah, bahkan di SPBU yang berlokasi persis di depan kediamannya sendiri. Menurutnya, janji-janji penanganan yang pernah disampaikan sebelumnya belum membuahkan hasil nyata di lapangan.

“Kemarin ada janji perbaikan hingga 21 Oktober, tetapi sampai detik ini persoalan antrean berhari-hari, seperti di daerah Ketapang dan wilayah Pangkalpinang lainnya, belum juga ada penyelesaian,” ujar politisi muda Gerindra ini.

Yogi mengapresiasi langkah kepolisian yang telah mengamankan beberapa kasus penyelewengan BBM, namun ia meminta pengawasan dan penindakan hukum terus ditingkatkan secara konsisten tanpa pandang bulu.

Di saat yang sama, ia juga meminta para pemilik SPBU untuk bersikap terbuka mengenai kondisi stok harian, kendala operasional, hingga pola pelayanan di lapangan agar hambatan distribusi dapat dicari jalan keluarnya bersama-sama.

Sebagai wakil rakyat, Yogi menegaskan bahwa masyarakat tidak bisa terus-menerus diminta untuk bersabar tanpa kejelasan letak akar masalah dan solusi yang pasti.

“Rapat ini menggunakan uang rakyat, jadi kita harus menghasilkan langkah konkret dan jawaban yang kuat. Jika masalahnya di pasokan, benahi pasokannya. Jika di distribusi, benahi distribusinya. Dan jika ada pelanggaran hukum, proses sesuai aturan yang berlaku,” kata Yogi.

Ia berharap rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Babel ini dapat menjadi titik balik untuk mengakhiri persoalan BBM yang telah berlarut-larut bertahun-tahun di Bangka Belitung.

“Kami tidak ingin masyarakat terus-menerus menjadi korban. Kami minta solusi nyata hari ini, bukan sekadar penjelasan,” pungkasnya.yayuk/LN

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Babel Serap Aspirasi Masyarakat Soal Carut Marut Penyaluran BBM
Pemprov Babel dengan Kemenhan Rapat Tindak Lanjut Penyelesaian Masalah Keveteranan
Bhita Pangkalpinang Melangkah ke TOP 11 DA8 Indosiar, Masyarakat Diajak Bersatu Berikan Dukungan
Gubernur Hidayat Arsani Sidak 7 SPBU, Tagaskan Tak Ada Ruang bagi Oknum Nakal
MA Tolak Kasasi Jaksa, Dokter Ratna Tetap Bebas dan Tim Kuasa Hukum Soroti Tenggat Waktu Singkat dari Kemenkes
Pansus RZWP3K Cabut IUP PT Timah di Batu Beriga Tanpa Lihat Kajian, Tapi Diam Dengan IUP Swasta
Pemprov Dukung Pemenuhan Hak dan Kesejahteraan Veteran di Babel
Gubernur Babel Dukung Penguatan Pengawasan dan Kualitas Layanan SPPG

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Anggota DPRD Babel Yogi Maulana Suarakan Keprihatinan Antrean BBM Mengular dan Tak Kunjung Tuntas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:41 WIB

DPRD Babel Serap Aspirasi Masyarakat Soal Carut Marut Penyaluran BBM

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:35 WIB

Pemprov Babel dengan Kemenhan Rapat Tindak Lanjut Penyelesaian Masalah Keveteranan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:27 WIB

Bhita Pangkalpinang Melangkah ke TOP 11 DA8 Indosiar, Masyarakat Diajak Bersatu Berikan Dukungan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Gubernur Hidayat Arsani Sidak 7 SPBU, Tagaskan Tak Ada Ruang bagi Oknum Nakal

Berita Terbaru

Bangka Belitung

DPRD Babel Serap Aspirasi Masyarakat Soal Carut Marut Penyaluran BBM

Jumat, 30 Okt 2026 - 05:41 WIB