Khawatirkan Nasib PPPK, Ketua DPRD Babel Desak Pemerintah Evaluasi UU HKPD

Jumat, 27 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAACUAN.COM — Ketua DPRD Bangka Belitung (Babel), Didit Srigusjaya merespon cepat isu terbaru yang mengancam nasib ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel.

Penyebabnya adalah kebijakan baru dari pemerintah pusat yang akan berlaku pada 2027, yang dinilai berpotensi membuka ruang pengangguran di Babel. Aturan tersebut tertuang dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD).

Salah satu poin krusialnya adalah pembatasan belanja pegawai daerah maksimal hanya 30 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Kondisi ini memicu kekhawatiran serius, bukan hanya dari sisi fiskal daerah, tetapi juga dampak sosial yang bisa ditimbulkan, termasuk potensi bertambahnya angka pengangguran.

Usai rapat paripurna pada Jumat, 27 Maret 2026, Didit tak tinggal diam. Ia langsung menggelar rapat terbatas dengan tiga pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dipanggilnya yakni BKPSDM, Bappeda dan Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Babel guna membahas potensi krisis ini.

Didit Srigusjaya, secara tegas mengingatkan risiko besar jika kebijakan tersebut dipaksakan tanpa kesiapan daerah.

“Kalau ini diterapkan, ada potensi pengurangan PPPK. Ini bisa membuka ruang pengangguran baru. Mereka punya keluarga yang harus dinafkahi, di sinilah negara harus hadir. Ini bukan sekadar persoalan daerah, tapi masalah nasional,” ujarnya.

Menurut Didit, dampaknya tidak berhenti pada tenaga kerja saja. Perputaran ekonomi daerah juga terancam melambat, terutama bagi pelaku UMKM yang selama ini bergantung pada daya beli para pegawai. “Masyarakat harus tahu, ini bisa berdampak luas. UMKM juga bisa ikut terpukul,” tambahnya.

DPRD Babel pun tidak tinggal diam. Bersama pemerintah daerah, mereka mendorong agar implementasi aturan tersebut ditunda hingga kondisi keuangan daerah benar-benar siap.

Bahkan, langkah koordinasi ke pemerintah pusat mulai disiapkan. DPRD Babel berencana menyampaikan aspirasi ini ke berbagai kementerian terkait hingga DPR RI. “Kami akan suarakan ini ke Menpan RB, Kemenkeu, Kemendagri hingga Komisi II DPR RI. Harapannya, implementasi bisa ditunda, bahkan direvisi jika perlu,” ucapnya.

Ia menegaskan, langkah ini bukan bentuk penolakan, melainkan upaya realistis menyesuaikan kebijakan dengan kondisi daerah. “Bukan tidak patuh, tapi memang kondisi keuangan daerah belum siap. Ini yang harus dipahami,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kepedulian Rudi Center, Tim Jenguk Pasien Sedang Jalani Perawatan di RSUD Depati Bahrin
TNI AD Buka Penerimaan Caba dan Cata PK Gelombang III TA 2026, Gratis!
Disprindag: Stok Pangan di Bangka Belitung saat ini Aman
Rektor Unmuh Babel Fadilah Sabri Emban Amanah Ketua APTISI Babel 2025-2030
Semester I 2026: APBN Regional Babel Solid, Pendapatan Negara Melesat 24 Persen
Razia Narkoba di Tambang, 29 Pekerja Diamankan
BBPOM di Pangkal Pinang Bentuk Kader Keamanan Pangan Melalui Bimtek SAPA Sekolah
Polda Babel Imbau Pemilik Bengkel Tak Jual hingga Tidak Layani Pemasangan Knalpot Brong

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:42 WIB

Kepedulian Rudi Center, Tim Jenguk Pasien Sedang Jalani Perawatan di RSUD Depati Bahrin

Senin, 27 Juli 2026 - 22:13 WIB

TNI AD Buka Penerimaan Caba dan Cata PK Gelombang III TA 2026, Gratis!

Senin, 27 Juli 2026 - 17:58 WIB

Disprindag: Stok Pangan di Bangka Belitung saat ini Aman

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:23 WIB

Rektor Unmuh Babel Fadilah Sabri Emban Amanah Ketua APTISI Babel 2025-2030

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:52 WIB

Razia Narkoba di Tambang, 29 Pekerja Diamankan

Berita Terbaru

Screenshot

Bangka Belitung

TNI AD Buka Penerimaan Caba dan Cata PK Gelombang III TA 2026, Gratis!

Senin, 27 Jul 2026 - 22:13 WIB

Bangka Belitung

Disprindag: Stok Pangan di Bangka Belitung saat ini Aman

Senin, 27 Jul 2026 - 17:58 WIB