BERITAACUAN.COM– Musyawarah Provinsi (Musprov) Indonesia Cycling Federation (ICF) Bangka Belitung resmi dibuka dengan agenda utama penentuan nakhoda baru untuk masa bakti mendatang. Dalam bursa pencalonan, Ali Muzakkir muncul sebagai calon tunggal yang siap membawa perubahan signifikan bagi dunia balap sepeda di Negeri Serumpun Sebalai.
Dalam mewujudkan visinya, Ali Muzakkir menegaskan komitmennya untuk membawa atlet balap sepeda Bangka Belitung mencapai prestasi di tingkat nasional. Langkah ini akan diawali dengan pembekalan internal melalui modernisasi organisasi.
“Visi kami adalah mewujudkan organisasi yang dinamis dan efisien, serta membangun sistem kompetisi yang berkesinambungan. Kepengurusan harus segera terbentuk agar kita bisa berpartisipasi dalam Porprov dan memulai seleksi atlet melalui kejuaraan tingkat provinsi,” ujar Ali.
Selain fokus pada prestasi, Ali juga berencana meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) secara internal, meliputi peningkatan kualitas pelatih, komisaris, hingga marshal .
Salah satu program unggulan yang disiapkan adalah kolaborasi lintas sektor untuk memajukan sport pariwisata . Ali mengungkapkan telah menjalin komunikasi awal dengan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Bangka Selatan untuk menggelar sebuah ajang .
“Rencananya rutenya akan membentang dari Pangkalpinang menuju Bangka Selatan. Pemerintah Bangka Selatan sudah memberikan respon positif. Kami akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pengurus kabupaten/kota untuk mewujudkan ini,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal ICF Pusat, Jadi Rajagukguk, yang hadir langsung membuka Musprov tersebut, memberikan peringatan keras terkait standar pembinaan atlet. Ia menegaskan bahwa ICF Pusat tidak akan menoleransi sistem seleksi yang instan.
“Kami tidak akan memberangkatkan atlet ke Kejurnas di Pangandaran (Juni-Juli) jika tidak ada Kejurprov. Seleksi di tingkat daerah, baik provinsi maupun kota, menjadi mandatori untuk bisa melaju ke tingkat nasional,” tegas Jadi di hadapan perwakilan dari tujuh kabupaten/kota se-Babel.
Jadi Rajagukguk berharap dengan kepengurusan yang baru nanti, arah pelatihan atlet sepeda di Bangka Belitung dapat dilakukan secara lebih terukur, berjenjang, dan transparan guna menjaring bibit unggul yang mampu bersaing di level tertinggi.















