BERITAACUAN.COM – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali mempertegas komitmennya dalam mempercepat konektivitas antarwilayah di Negeri Serumpun Sebalai.
Salah satu pencapaian siginifikan yang kini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat adalah peningkatan Jalan Sincong–Mengkubung 1 dan 2.
Proyek yang dilaksanakan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) ini bertujuan mendukung swasembada pangan serta sektor perkebunan di wilayah tersebut.
Kepala BPJN Babel, Susan Novelia, mengungkapkan bahwa kondisi ruas jalan tersebut kini telah berubah drastis. Jika sebelumnya akses tersebut berupa jalan tanah yang sulit dilewati, kini masyarakat dapat menikmati akses jalan aspal yang mulus.
“Sebelumnya ini jalan tanah, awal kita masuk sini tidak bisa masuk sama sekali. Tapi sekarang bapak/ibu bisa melihat kondisi terkininya,” ujar Susan.
Susan meyakini bahwa akses yang lebih baik akan menjadi pengungkit produktivitas ekonomi, mulai dari distribusi logistik hingga aktivitas harian warga.
“Kita senang melihat masyarakat bisa bahagia dan bisa menjalankan aktivitasnya dengan lebih baik dari sebelumnya. Ini adalah bentuk perhatian kami supaya dapat bermanfaat bagi masyarakat luas,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, peningkatan jalan ini dibagi menjadi dua tahap. Kasatker PJN 1 BPJN Babel, I Ketut Payun, menjelaskan detail teknis pengerjaan yang ternyata berhasil melebihi target awal pada fase kedua.
Detail Pengerjaan Ruas Sincong–Mengkubung:
Tahap I: Pengerjaan sepanjang 2 kilometer.
Tahap II: Awalnya direncanakan sepanjang 4 kilometer, namun berhasil dipanjangkan hingga menjadi 5 kilometer.
“Khusus pada tahap kedua, untuk Sincong–Mengkubung II, kita bisa perpanjang targetnya menjadi 5 kilo,” jelas Ketut.
Keberhasilan proyek IJD ini diharapkan tidak hanya memperlancar arus transportasi, tetapi juga mendorong pemerataan pembangunan di Bangka Belitung. Dengan akses jalan yang mumpuni, biaya logistik hasil perkebunan warga diharapkan dapat ditekan, sehingga meningkatkan kesejahteraan petani di kawasan Sincong dan Mengkubung.














