BERITAACUAN.COM. PANGKALPINANG-Setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, jemaah haji Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang tergabung dalam Kloter 8 Debarkasi Palembang akhirnya kembali ke Tanah Air. Sebanyak 444 orang yang terdiri dari 440 jemaah haji dan 4 petugas kloter tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Jumat (12/6/2026) pukul 14.25 WIB.
Dikutip dari website Kemenhaj Babel Kedatangan rombongan menggunakan pesawat Saudi Airlines nomor penerbangan SV-5266 yang sebelumnya lepas landas dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, pada pukul 00.55 waktu Arab Saudi. Kepulangan ini menjadi momen yang penuh syukur bagi para jemaah setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar.
Kloter 8 merupakan gabungan jemaah asal Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Tengah, dan Kabupaten Bangka Selatan. Setibanya di Palembang, para jemaah langsung disambut oleh jajaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Antara Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah bersiaga untuk memastikan seluruh proses kedatangan berjalan tertib dan lancar.
Suasana hangat dan penuh kebahagiaan tampak mewarnai penyambutan tersebut. Petugas memberikan pendampingan serta pelayanan kepada para jemaah sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah asal.
Dari Palembang, para jemaah kemudian diberangkatkan menuju Pangkalpinang menggunakan tiga penerbangan Garuda Indonesia. Setibanya di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, rombongan diarahkan menuju Asrama Haji Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mengikuti proses penerimaan dan debarkasi akhir.
Di asrama haji, para jemaah menjalani tahapan administrasi dan pemeriksaan terakhir sebelum secara resmi diserahkan kepada pemerintah daerah dan dijemput oleh keluarga masing-masing.
PPIH Debarkasi Antara Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berkomitmen memastikan seluruh rangkaian pemulangan jemaah berlangsung aman, nyaman, dan sesuai prosedur. Dengan kepulangan Kloter 8 ini, para jemaah diharapkan dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat serta membawa nilai-nilai kemabruran yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.














