BERITAACUAN.COM.PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) membuka ruang sinergi dengan Yayasan Ma’had Tahfidz Hidayatul Qur’an dalam mendukung rencana pembangunan Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qur’an dan Sains (STAIQSA) di Kabupaten Bangka.
Dukungan tersebut mengemuka saat Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Provinsi Babel, Harun, mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Babel menerima audiensi Pembina Yayasan Ma’had Tahfidz Hidayatul Qur’an bersama jajaran di Ruang Literasi Dinas Pendidikan Babel.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana pembangunan Kampus STAIQSA yang akan berlokasi di Desa Puding Besar, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka.
Kehadiran STAIQSA dinilai menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi keagamaan di Bangka Belitung. Kampus ini dirancang menggabungkan nilai-nilai Al-Qur’an, pendidikan Islam, ilmu pengetahuan, dan sains dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul.
Pembina Yayasan Ma’had Tahfidz Hidayatul Qur’an, Dewi Mar’atusshalihah, mengatakan STAIQSA diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam di Babel.
Menurutnya, perguruan tinggi tersebut tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik, tetapi juga diharapkan mampu mendorong penelitian, inovasi, pengabdian masyarakat, serta mencetak generasi yang memiliki karakter Qur’ani, profesional, dan berdaya saing.
“STAIQSA diharapkan mampu memperkuat budaya akademik serta menghadirkan lulusan yang beriman, berilmu, berakhlak, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.
Sementara itu, Harun mengapresiasi inisiatif Yayasan Ma’had Tahfidz Hidayatul Qur’an dalam menghadirkan perguruan tinggi Islam di Bangka Belitung.
Ia menilai keberadaan sekolah tinggi agama Islam di daerah masih terbatas, sehingga sebagian lulusan harus melanjutkan pendidikan ke luar daerah.
“Semakin banyak perguruan tinggi yang hadir di Bangka Belitung, tentu akan membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus meningkatkan angka partisipasi kasar lulusan yang melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi,” kata Harun.
Harun berharap pembangunan Kampus STAIQSA dapat berjalan dengan baik dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Bangka Belitung.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan yayasan pendidikan, kehadiran STAIQSA diharapkan mampu memperkuat pemerataan pendidikan tinggi serta melahirkan generasi muda Babel yang unggul, berkarakter, dan memiliki kompetensi menghadapi tantangan masa depan.















