PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penopang utama perekonomian daerah.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ari Primajaya dalam momentum Peringatan Hari UMKM Nasional.
Arie menyatakan bahwa UMKM memegang peran vital, baik dalam menyumbang Produk Domestik Bruto (PDB), menyediakan lapangan kerja, maupun memicu inovasi lokal.
“Hari UMKM adalah momen penting untuk mengakui peran vital usaha mikro, kecil, dan menengah dalam perekonomian kita. UMKM bukan hanya penyumbang signifikan terhadap PDB, tetapi juga sumber lapangan kerja dan inovasi yang tak ternilai,” kata Ari, Rabu (12/8/2026).
Ia menambahkan, penguatan UMKM di era digital memerlukan sinergi kuat antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Langkah kolaboratif ini dinilai penting untuk menciptakan iklim usaha yang sehat serta memperluas jangkauan pasar produk lokal.
“Melalui dukungan bersama, kita dapat menciptakan iklim yang lebih baik bagi pengusaha kecil untuk berkembang serta memperkuat fondasi perekonomian lokal demi masa depan ekonomi yang lebih inklusif,” tuturnya.














