Apkasindo Bangka Dukung Pembentukan Tim Terpadu Pengawasan TBS Sawit

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAACUAN.COM. PANGKALPINANG – Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Bangka menyatakan dukungan penuh terhadap usulan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk membentuk tim terpadu guna menyatukan tata kelola dan harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit.

Ketua Apkasindo Bangka, Jamaluddin , menilai kehadiran tim terpadu yang melibatkan unsur pemerintah, kejaksaan, dinas terkait, hingga asosiasi akan menciptakan sistem yang lebih transparan dan adil bagi petani maupun pihak pabrik.

Jamaluddin menekankan bahwa petani siap mengikuti aturan utama yang berlaku, terutama terkait kualitas buah. Ia menyambut dengan baik jika tim terpadu ikut mengawasi proses penyortiran atau grading di pabrik.

“Ini kan unsurnya lengkap; ada asosiasi, kejaksaan, dan dinas. Kalau petani melanggar atau kualitas buahnya tidak sesuai, ya sederhana saja, ditolak. Kami siap bermain fair . Tim grading juga pasti tahu standarnya, jadi kalau memang harus ditolak, silakan ditolak,” ujar Jamaluddin  di Ruang Banmus DPRD Babel, Kamis (23/4/2026) kemarin.

Terkait mencerminkan harga sawit, Jamaluddin menyatakan kepuasannya atas hasil RDP yang menguraikan langkah penyelesaian jangka pendek maupun jangka panjang. Salah satu poin krusial adalah program pemberdayaan kemitraan.

Menurutnya, kemitraan antara petani dan perusahaan merupakan kunci agar harga TBS tetap stabil dan tidak merugikan petani saat terjadi dinamika pasar.

“Penyelesaiannya ada jangka pendek dan jangka panjang seperti kemitraan. Ini sangat mendukung supaya ke depan harga tetap stabil dan keluh kesah petani bisa teratasi secara kontinu,” tambahnya.

Selain masalah harga, Apkasindo Bangka juga menyoroti pentingnya hilirisasi melalui pembangunan pabrik pengolahan minyak goreng atau kilang di Bangka Belitung. Jamaluddin melihat potensi besar pada perusahaan yang sudah memiliki ekosistem yang kuat, seperti grup Sinarmas.

“Kalau bicara soal persiapan kilang ke depan, saya rasa Sinarmas yang paling siap, baik dari sisi bahan baku maupun pendanaan. Mereka punya kekuatan besar untuk membangunnya di sini,” ungkapnya.

Melalui langkah-langkah strategi ini, Apkasindo berharap silaturahmi dan koordinasi antara legislatif, eksekutif, dan pelaku industri sawit terus terjaga demi kesejahteraan petani sawit di Bangka Belitung.

 

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketua DPRD Babel; Plasma 20 persen Perkebunan Kelapa Sawit adalah Perintah Undang-undang
Hari Kedua Fasilitasi HKI, Disparbudkepora Dorong Pegiat Kreatif Melek Hak Cipta
Seru! ASN Perempuan di Pemprov Babel Ikuti Lomba Penalti Futsal peringati Haornas 2026
Dua Perda Resmi Disahkan untuk Dorong Ekonomi dan Tata Kelola di Bangka Belitung
Polwan Polda Babel dan Jajaran Salurkan Ratusan Ribu Liter Air Minum dan Air Bersih
Salurkan Bantuan Rp570,8 Juta untuk Korban Gempa Flores, Babel Perkuat Solidaritas dengan NTT
Pelantikan JPT di Pemprov Bangka Belitung Terapkan Manajemen Talent
Pj Sekda Lantik Kepala OPD di Pemprov Babel, Ini Nama yang Dilantik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:58 WIB

Ketua DPRD Babel; Plasma 20 persen Perkebunan Kelapa Sawit adalah Perintah Undang-undang

Jumat, 11 September 2026 - 20:35 WIB

Hari Kedua Fasilitasi HKI, Disparbudkepora Dorong Pegiat Kreatif Melek Hak Cipta

Jumat, 11 September 2026 - 20:31 WIB

Seru! ASN Perempuan di Pemprov Babel Ikuti Lomba Penalti Futsal peringati Haornas 2026

Jumat, 11 September 2026 - 19:09 WIB

Dua Perda Resmi Disahkan untuk Dorong Ekonomi dan Tata Kelola di Bangka Belitung

Kamis, 10 September 2026 - 18:41 WIB

Salurkan Bantuan Rp570,8 Juta untuk Korban Gempa Flores, Babel Perkuat Solidaritas dengan NTT

Berita Terbaru