BPBD Bangka Belitung Catat 34 Kejadian Karhutla Sepanjang Agustus, Daerah Barat Jadi Wilayah Paling Rawan

Rabu, 12 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAACUAN.COM.PANGKALPINANG— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat sebanyak 34 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda wilayah Bangka Belitung sepanjang bulan Agustus ini.
Plt Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Agus Afandi, mengungkapkan bahwa titik-titik kebakaran yang terpantau melalui peta Sebaran Titik Panas (Hotspot) memiliki tingkat intensitas dari skala sedang hingga tinggi (kuning hingga merah).
“Kondisi saat ini kalau kita lihat di titik-titik yang ada, intensitasnya cukup lumayan. Masih terjadi kebakaran, tercatat ada 34 kejadian kebakaran sepanjang bulan ini,” ujar Agus Afandi.
Agus menjelaskan bahwa angka 34 kejadian tersebut merupakan akumulasi peristiwa yang terjadi di berbagai daerah, di mana beberapa lokasi di antaranya mengalami kejadian karhutla secara berulang.
Berdasarkan hasil pantauan peta kebencanaan BPBD, wilayah bagian barat Bangka Belitung menjadi area yang paling rawan dan mendominasi sebaran titik panas. Sebagian besar titik kebakaran terdeteksi berada di kawasan perkebunan dan jauh dari area pusat perkotaan.
“Kalau kita lihat dari peta, posisi sebelah barat yang agak banyak, rata-rata berada di daerah perkebunan. Indikasinya bisa jadi disebabkan oleh aktivitas pembukaan lahan atau kegiatan sejenisnya,” jelasnya.
Menanggapi fenomena tersebut, BPBD Babel melayangkan imbauan tegas kepada masyarakat dan para pelaku usaha perkebunan agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Metode pembakaran lahan dinilai sangat berisiko tinggi memicu kebakaran skala besar yang sulit dikendalikan, terlebih dengan adanya keterbatasan personel dan armada pemadam kebakaran di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.
“Kami mengimbau masyarakat jangan membiasakan membuka lahan dengan cara membakar. Pada kondisi cuaca saat ini, api sangat sulit dikendalikan. Jangan sampai aktivitas pembukaan lahan justru menimbulkan bencana bagi daerah kita,” tegas Agus.
Selain memantau potensi karhutla, fasilitas Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Babel juga terus siaga mengawasi potensi bencana alam lainnya di Bangka Belitung, seperti angin puting beliung dan banjir, serta terhubung dengan sistem pemantauan bencana nasional.
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemprov Dukung Pemenuhan Hak dan Kesejahteraan Veteran di Babel
Gubernur Babel Dukung Penguatan Pengawasan dan Kualitas Layanan SPPG
Anggota DPRD Babel Elvi Dianas Apresiasi Bakti Sosial Operasi Katarak Rudi Center dan PDI Perjuangan
Dorong Ekonomi Lokal, Gubernur Babel Tinjau Potensi Pabrik dan Dermaga di Selat Nasik
DPRD Bangka Belitung Terima Audiensi Ulama Bahas BBM
Operasi Katarak Gratis Bagi Masyarkat Pulau Bangka, Rudianto Tjen: Doktrin Ketum PDI-P
Targetkan 800 Pasien, Rudi Center Datangkan 27 Tim Dokter Cicendo untuk Operasi Katarak Gratis di Bangk
Pemprov Bangka Belitung Terima Donasi BPJS Ketenagakerjaan bagi Korban Kebakaran Basel

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Pemprov Dukung Pemenuhan Hak dan Kesejahteraan Veteran di Babel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Gubernur Babel Dukung Penguatan Pengawasan dan Kualitas Layanan SPPG

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Anggota DPRD Babel Elvi Dianas Apresiasi Bakti Sosial Operasi Katarak Rudi Center dan PDI Perjuangan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Dorong Ekonomi Lokal, Gubernur Babel Tinjau Potensi Pabrik dan Dermaga di Selat Nasik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:29 WIB

DPRD Bangka Belitung Terima Audiensi Ulama Bahas BBM

Berita Terbaru

Bangka Belitung

Pemprov Dukung Pemenuhan Hak dan Kesejahteraan Veteran di Babel

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:37 WIB

Bangka Belitung

Gubernur Babel Dukung Penguatan Pengawasan dan Kualitas Layanan SPPG

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:31 WIB

Bangka Belitung

DPRD Bangka Belitung Terima Audiensi Ulama Bahas BBM

Selasa, 27 Okt 2026 - 18:29 WIB