BERITAACUAN.COM. PANGKALPINANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) merilis data perkembangan pariwisata terbaru untuk periode April 2026.
Kepala BPS Babel, Sugeng Arianto, menyampaikan bahwa meski jumlah pergerakan Wisatawan Nusantara (Wisnus) mengalami penurunan bulanan, angka hunian hotel dan jumlah tamu yang menginap di Negeri Laskar Pelangi justru menunjukkan tren positif.
Kunjungan Wisnus Turun di April, Namun Kumulatif Tahunan Meningkat
Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) yang dirilis pada 2 Juni 2026, jumlah perjalanan Wisnus dengan tujuan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada April 2026 tercatat sebanyak 371,04 ribu perjalanan.
Penurunan Bulanan (m-to-m): Angka ini mengalami penurunan sebesar 20,65 persen dibandingkan bulan Maret 2026 yang sempat menyentuh 467,60 ribu perjalanan.
Penurunan Tahunan (y-on-y): Jika dibandingkan dengan April 2025, angka ini juga melorot sebesar 26,90 persen.
Destinasi Favorit: Pergerakan wisnus pada bulan ini didominasi oleh tiga wilayah utama, yaitu Kota Pangkal Pinang, Kabupaten Bangka, dan Kabupaten Bangka Tengah, dengan kontribusi mencapai 68,00 persen dari total perjalanan.
“Meski demikian, secara kumulatif performa pariwisata Babel awal tahun ini masih lebih baik. Sepanjang Januari–April 2026, total perjalanan wisnus ke Babel menembus 1,59 juta perjalanan, naik 9,95 persendibandingkan periode yang same di tahun 2025 (1,44 juta perjalanan),” jelas Sugeng dikutip dari rilis statistik BPS Babel
Jumlah Tamu Menginap Tumbuh 9,07 Persen
Berbanding terbalik dengan penurunan jumlah perjalanan wisnus, sektor akomodasi justru mencatat kenaikan jumlah tamu yang menginap. Pada April 2026, total tamu hotel tercatat sebanyak 63.408 orang, naik 9,07 persen dari bulan sebelumnya (58.133 orang).
Catatan Dominasi Pasar: Sektor pariwisata Babel masih sangat bergantung pada pasar domestik. Dari total penikmat akomodasi, sebanyak 99,06 persen (62.815 orang) merupakan tamu domestik, sedangkan tamu asing tercatat sebanyak 593 orang (meski kecil, tumbuh 9,21 persen secara m-to-m).
Pertumbuhan Tamu Menginap Per Kabupaten/Kota (m-to-m):
- Bangka Selatan: Melonjak tajam +32,23% (1.436 tamu).
- Pangkal Pinang: Naik signifikan +16,80% (23.235 tamu).
- Bangka Tengah: Naik +12,06% (7.564 tamu).
- Belitung: Naik +9,25% (20.193 tamu).
- Penurunan terjadi di Bangka Barat (-17,75%), Belitung Timur (-10,70%), dan Kabupaten Bangka (-4,09%).
Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Menanjak
Gairah hunian kamar hotel di Babel juga ikut terkerek naik pada April 2026. Secara rata-rata provinsi, TPK Hotel Bintang berada di angka 30,39 persen (naik 5,53 poin m-to-m), dan TPK Hotel Nonbintang/Akomodasi lainnya sebesar 19,73 persen (naik 3,26 poin m-to-m).
Peta Okupansi Hotel Bintang Tertinggi & Terendah:
- Tertinggi: Kota Pangkal Pinang memimpin dengan TPK mencapai 34,54 persen, disusul ketat oleh Bangka Tengah dengan 34,14 persen.
- Terendah: Kabupaten Bangka mencatat tingkat hunian paling minim, yakni hanya sebesar 18,90 persen.
Durasi Menginap: Tamu Paling Betah di Belitung
Untuk Rata-Rata Lama Menginap Tamu (RLMT) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara umum berada di angka 1,55 malam, sedikit terkoreksi tipis 0,03 poin dibanding Maret 2026.
Secara rinci, RLMT untuk hotel berbintang adalah 1,62 malam, sedangkan hotel nonbintang berada di angka 1,43 malam. Berdasarkan wilayah, Kabupaten Belitung menjadi daerah yang paling sukses menahan wisatawan untuk tinggal lebih lama dengan RLMT terlama mencapai 2,08 malam, sementara durasi menginap tersingkat berada di Kabupaten Bangka yang hanya berkisar 1,06 malam.















