BERITAACUAN.COM. – Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Viktor Sihombing, menegaskan bahwa pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait maraknya temuan barang bukti narkotika tanpa pemilik atau “tak bertuan” di wilayah hukumnya.
Irjen Pol Viktor mengungkapkan bahwa fenomena barang tak bertuan ini diduga kuat merupakan modus operandi baru yang digunakan oleh para pengedar untuk memutus rantai distribusi dan menghindari penangkapan.
“Proses penyelidikan tetap dilakukan. Semuanya masih dalam tahap lidik. Untuk barang bukti yang ditemukan, kami pastikan diamankan dengan ketat agar tidak terjadi penyelewengan,” ujar Kapolda.
Ia menambahkan, Polda Babel melalui Direktorat Reserse Narkoba akan bersinergi dengan Polres jajaran di titik-titik penemuan barang bukti tersebut.
“Kami akan terus bergerak mengikuti perkembangan modus-modus baru yang muncul di tengah masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Resnarkoba Polda Babel, Kombes Pol Ronald Fredy C Sipayung, menjelaskan bahwa geografis Bangka Belitung yang merupakan wilayah kepulauan dengan garis pantai yang panjang menjadi tantangan tersendiri dalam pemberantasan narkoba.
“Banyaknya perairan dan jalur tikus menjadi tantangan serius. Bapak Kapolda sudah memerintahkan kami untuk memperkuat kerja sama dengan instansi terkait seperti Bea Cukai, Polairud, hingga masyarakat nelayan,” kata Kombes Pol Ronald.















