BERITAACUAN.COM – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bangka Belitung resmi menyerahkan pengelolaan aset infrastruktur jalan hasil Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) kepada Pemerintah Daerah di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya percepatan peningkatan konektivitas wilayah serta dukungan terhadap swasembada pangan dan energi di Negeri Laskar Pelangi.
Pembangunan ini mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah, yang bertujuan memperkuat keterhubungan antarwilayah dan kawasan produktif.
Kepala BPJN Bangka Belitung, Susan Novelia, menyatakan bahwa proses Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Operasional (BASTO) ini adalah wujud nyata akuntabilitas pengelolaan aset negara.
“Setelah pembangunan selesai dilakukan oleh pemerintah pusat melalui BPJN, maka pengelolaan, pemanfaatan, hingga pemeliharaan selanjutnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah penerima hibah,” ujar Susan.
Ia berharap pemerintah daerah dapat menjaga aset tersebut dengan optimal. “Kami berharap pemeliharaan dijalankan dengan baik agar umur layanan infrastruktur tetap terjaga dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” tambahnya.
Rincian Paket Pekerjaan di Pulau Bangka (Satker PJN Wilayah I)
Satker PJN Wilayah I menyerahkan total 11 paket pekerjaan yang terbagi dalam dua tahun anggaran:
- IJD Tahun 2023 (5 Paket – Rp208,2 Miliar):
- Rehabilitasi Rekonstruksi Jalan Payung – Air Bara
- Rehabilitasi Rekonstruksi Jalan Lubuk Besar – B2
- Rehabilitasi Rekonstruksi Jalan Toboali – Serdang
- Rehabilitasi Rekonstruksi Jalan Mancung – Belit
- Rehabilitasi Rekonstruksi Jalan Terak – Sp Bandara
- IJD Tahun 2025 (6 Paket – Rp98,8 Miliar):
- Peningkatan Jalan Sincong – Mengkubung (Seksi 1 & 2)
- Pelebaran Jalan Parit Tiga – Tanjung Ru
- Peningkatan Jalan Lubuk Pabrik – Kampung G (Seksi 1 & 2)
- Pelebaran Jalan Air Gegas – Bedengung
Rincian Paket Pekerjaan di Pulau Belitung (Satker PJN Wilayah II)
Sementara itu, Satker PJN Wilayah II menyerahkan infrastruktur strategis guna mendukung akses pariwisata dan logistik:
3. IJD Tahun 2023 (5 Paket – Rp96,5 Miliar):
-
- Aik Mungkui – Buluh Tumbang (Akses Bandara Hananjoeddin)
- Selat Nasik – Pasir Panjang
- Manggar – Tg. Modong – Gantung
- Cendil – Tg. Batu Pulas
- Akses Kawasan Geosite Open Pit Nam Salu
- IJD Tahun 2025 (1 Paket – Rp7,7 Miliar):
- Ruas Jalan Dendang – Gantung
Total Investasi Infrastruktur IJD di Bangka Belitung
Secara kumulatif, Program IJD di Bangka Belitung telah menggelontorkan anggaran yang sangat signifikan untuk mempercantik dan memperkuat jalan-jalan daerah:
- Total Tahun 2023: 10 Paket senilai Rp304.823.409.979
- Total Tahun 2025: 7 Paket senilai Rp106.650.003.028
Total Keseluruhan: Rp411.473.413.007
Melalui program ini, pemerintah pusat berharap biaya logistik di Bangka Belitung dapat ditekan dan mobilitas masyarakat semakin lancar. Kehadiran jalan yang mantap diharapkan menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih merata dan berkelanjutan.















