BERITAACUAN.COM. PANGKALPINANG – Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) sukses menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda XVII. Momen sakral ini tidak hanya menjadi perayaan akademik, tetapi juga ditegaskan sebagai peristiwa peradaban di mana ilmu pengetahuan resmi dikembalikan untuk kemaslahatan masyarakat.
Dalam rapat senat terbuka tersebut, Rektor Unmuh Babel, Fadillah Sabri, mengingatkan bahwa toga yang dikenakan hari ini merupakan buah dari doa tanpa putus orang tua dan ketekunan yang diuji berbagai tantangan.
“Saya meyakini bahwa wisuda bukanlah garis akhir, melainkan garis awal pengabdian. Saudara tidak sekadar menerima ijazah, tetapi juga menerima amanah untuk mengabdikan ilmu, menjaga integritas, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” ujar Rektor Fadillah Sabri dalam sambutannya.
Sejalan dengan tema wisuda tahun ini, “Meneguhkan Keunggulan, Membangun Peradaban: Sarjana Muhammadiyah untuk Indonesia Berkemajuan,”
Rektor menekankan agar lulusan Unmuh Babel menjadi pembangun peradaban yang membumi. Kepintaran teknologi dan kecerdasan artifisial (AI) boleh berkembang pesat, namun nilai tauhid dan akhlak mulia harus tetap menjadi kompas kehidupan















