Pemkot-Ditjen Pemasyarakatan Babel Bahas Ketahanan Pangan Hingga Pemberdayaan Warga Binaan

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAACUAN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang, bersama Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan wilayah Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar audiensi, dan silaturahmi yang berlangsung di Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (19/2/2026).

Pertemuan ini menyoroti penguatan program ketahanan pangan, pengelolaan lingkungan, serta pemberdayaan warga binaan melalui kolaborasi lintas sektor.

Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin didampingi Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna beserta jajaran menyambut positif rencana kolaborasi dari Ditjen Pemasyarakatan Babel.

Ia menyatakan pemerintah kota terbuka untuk sinergi, khususnya dalam penguatan UMKM binaan lapas. Pemkot bahkan berencana mengikutsertakan produk warga binaan, terutama dari lapas perempuan, dalam kegiatan bazar dan pameran agar memiliki ruang pemasaran lebih luas.

“Pada dasarnya mereka menginformasikan kesiapan mereka dalam beberapa program. Tinggal nanti kita sesuaikan dan teknis kolaborasi perlu disusun lebih lanjut,” ujar Prof Udin usai pertemuan.

Tak hanya itu, Wali Kota menilai kerja sama juga berpotensi diperluas ke sektor pengelolaan sampah kota. Warga binaan yang telah memiliki keterampilan pengolahan limbah dan produksi kompos dapat dilibatkan sebagai bagian dari solusi lingkungan perkotaan.

“Pada prinsipnya kita siap menindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama resmi agar program yang bisa langsung dieksekusi segera berjalan, termasuk kolaborasi penanganan sampah,” katanya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Pemasyarakatan Babel Gunawan Sutrisnadi, menyampaikan pelaksanaan program prioritas kementerian.

Ia menegaskan terdapat 15 program akselerasi yang sedang didorong, dua di antaranya membutuhkan dukungan pemerintah daerah, yakni ketahanan pangan dan pemberdayaan warga binaan berbasis usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Menurut Gunawan, pihaknya telah memulai sejumlah langkah konkret, termasuk kerja sama dengan PLN UIW Babel dalam pengelolaan limbah PLTU menjadi kompos. Program tersebut bahkan telah menghasilkan panen perdana sekitar enam ton kompos dari lapas dan rutan yang terlibat.

Selain itu, jajaran pemasyarakatan juga siap mendukung program ketahanan pangan nasional melalui skema dapur MBG di rutan, atau lapas yang memenuhi syarat.

“Potensi kami besar, namun tetap membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah kota agar implementasinya optimal,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Kedua Fasilitasi HKI, Disparbudkepora Dorong Pegiat Kreatif Melek Hak Cipta
Seru! ASN Perempuan di Pemprov Babel Ikuti Lomba Penalti Futsal peringati Haornas 2026
Dua Perda Resmi Disahkan untuk Dorong Ekonomi dan Tata Kelola di Bangka Belitung
Polwan Polda Babel dan Jajaran Salurkan Ratusan Ribu Liter Air Minum dan Air Bersih
Salurkan Bantuan Rp570,8 Juta untuk Korban Gempa Flores, Babel Perkuat Solidaritas dengan NTT
Pelantikan JPT di Pemprov Bangka Belitung Terapkan Manajemen Talent
Pj Sekda Lantik Kepala OPD di Pemprov Babel, Ini Nama yang Dilantik
Tim PB Porprov VII Babel Mulai Periksa Keabsahan Dokumen Asli 2.187 Atlet

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:35 WIB

Hari Kedua Fasilitasi HKI, Disparbudkepora Dorong Pegiat Kreatif Melek Hak Cipta

Jumat, 11 September 2026 - 20:31 WIB

Seru! ASN Perempuan di Pemprov Babel Ikuti Lomba Penalti Futsal peringati Haornas 2026

Jumat, 11 September 2026 - 19:09 WIB

Dua Perda Resmi Disahkan untuk Dorong Ekonomi dan Tata Kelola di Bangka Belitung

Kamis, 10 September 2026 - 20:58 WIB

Polwan Polda Babel dan Jajaran Salurkan Ratusan Ribu Liter Air Minum dan Air Bersih

Kamis, 10 September 2026 - 18:41 WIB

Salurkan Bantuan Rp570,8 Juta untuk Korban Gempa Flores, Babel Perkuat Solidaritas dengan NTT

Berita Terbaru