Nelayan dan Lansia Pangkalpinang Terima Bantuan Kesejahteraan

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAACUAN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang mulai menyalurkan bantuan dari program ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial) dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI), di kawasan Ketapang Kecamatan Pangkalbalam, Kamis (5/3/2026).

Penyerahan bantuan bagi 249 nelayan dan lansia l tersebut langsung diserahkan oleh Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin, dan Wakil Wali Kota, Dessy Ayutrisna, Sekda Kota Pangkalpinang, Kepala Dinas Sosial Pangkalpinang, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pangkalpinang dan seluruh Camat di Kota Pangkalpinang.

ATENSI ini sendiri adalah layanan bantuan terpadu yang berfokus pada pemulihan sosial, dan kemandirian penerima manfaat melalui pendekatan keluarga, komunitas, atau residensial.

Walikota Prof. Saparudin atau Prof. Udin menjelaskan, bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah melalui Kemensos terhadap kesejahteraan warga, khususnya kelompok rentan di Pangkalpinang.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban hidup para lansia dan penyandang disabilitas serta meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Sosial atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Pangkalpinang melalui program ATENSI ini. Proses penyaluran dilakukan langsung kepada penerima manfaat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan berasal dari Kemensos RI dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya nelayan. Setiap paket bantuan memiliki nilai sekitar Rp1,3 juta.

Bantuan tersebut terdiri dari berbagai kebutuhan, mulai dari jaring nelayan, bahan makanan, beras, nutrisi hingga kebutuhan pokok lainnya seperti minyak goreng. Sementara, beberapa lansia diberikan bantuan dengan nilai bantuan per paket sekitar Rp1.300.000.

Menurut Prof. Udin, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat nelayan yang setiap tahunnya terdampak kondisi pasang tinggi sehingga tidak dapat melaut.

“Kita berharap bantuan sosial ini bisa membantu meringankan beban masyarakat, khususnya nelayan yang terdampak kondisi pasang tinggi setiap tahunnya,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat lebih dari 400 calon penerima bantuan yang diusulkan. Namun setelah dilakukan proses verifikasi, tahap pertama bantuan diberikan kepada 249 orang.

“Kemarin datanya ada lebih dari 400, tapi setelah kita lakukan verifikasi, yang masuk tahap pertama ini sebanyak 249 orang,” jelasnya.

Prof. Udin menegaskan bahwa nelayan memiliki peran penting dalam perekonomian Kota Pangkalpinang maupun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Saat ini terdapat lebih dari 900 nelayan yang tersebar di lima wilayah, yakni Kelurahan Sinar Bulan, Air Itam, Temberan, Ketapang dan Selindung.

“Nelayan di Pangkalpinang cukup banyak, ada lebih dari 900 orang. Mereka tersebar di lima titik lokasi dan sebagian besar merupakan nelayan mingguan yang berangkat melaut pada Senin dan kembali pada Jumat,” katanya.

Selain bantuan sosial, Pemerintah Kota Pangkalpinang juga terus mengusulkan berbagai program dukungan bagi nelayan, seperti bantuan alat tangkap, mesin kapal, hingga perahu.

“Ke depan kita juga terus mengusulkan bantuan alat tangkap, mesin kapal dan perahu. Selain itu kita juga sedang mengusulkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di kawasan dekat Rusunawa kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Sentra Mulya Jaya di bawah naungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI, Siti Indriasari Oktaviana, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data penerima manfaat yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Ia mengatakan, bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 5 atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah.

“Kami memadupadankan data penerima manfaat dengan data sosial ekonomi nasional. Selama mereka masuk dalam kategori desil 1 sampai 5 dan kebutuhannya bisa kami penuhi, maka bantuan akan disalurkan,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan yang diberikan menyesuaikan kebutuhan masyarakat nelayan yang pada waktu tertentu tidak dapat melaut, sehingga membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Kondisi nelayan ada waktunya tidak bisa melaut, sehingga bantuan ini difokuskan pada kebutuhan nutrisi, sembako dan juga beberapa perlengkapan seperti jaring yang mereka butuhkan,” katanya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat nelayan sekaligus mendorong peningkatan perekonomian di kawasan pesisir Kota Pangkalpinang.

“Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan mendorong adanya kemajuan perekonomian serta peluang kewirausahaan di wilayah nelayan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gubernur Babel Dukung Penguatan Pengawasan dan Kualitas Layanan SPPG
Anggota DPRD Babel Elvi Dianas Apresiasi Bakti Sosial Operasi Katarak Rudi Center dan PDI Perjuangan
Dorong Ekonomi Lokal, Gubernur Babel Tinjau Potensi Pabrik dan Dermaga di Selat Nasik
DPRD Bangka Belitung Terima Audiensi Ulama Bahas BBM
Operasi Katarak Gratis Bagi Masyarkat Pulau Bangka, Rudianto Tjen: Doktrin Ketum PDI-P
Targetkan 800 Pasien, Rudi Center Datangkan 27 Tim Dokter Cicendo untuk Operasi Katarak Gratis di Bangk
Pasca Kasus Hukum, Kepemimpinan Pengurus KONI Pangkalpinang Berganti
Perkuat Literasi Demokrasi, Pemuda Muhammadiyah Pangkalpinang Siapkan Mahasiswa Mengenali Potensi Penyimpangan Politik Sejak Dini

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Gubernur Babel Dukung Penguatan Pengawasan dan Kualitas Layanan SPPG

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Anggota DPRD Babel Elvi Dianas Apresiasi Bakti Sosial Operasi Katarak Rudi Center dan PDI Perjuangan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Dorong Ekonomi Lokal, Gubernur Babel Tinjau Potensi Pabrik dan Dermaga di Selat Nasik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:29 WIB

DPRD Bangka Belitung Terima Audiensi Ulama Bahas BBM

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Katarak Gratis Bagi Masyarkat Pulau Bangka, Rudianto Tjen: Doktrin Ketum PDI-P

Berita Terbaru

Bangka Belitung

Gubernur Babel Dukung Penguatan Pengawasan dan Kualitas Layanan SPPG

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:31 WIB

Bangka Belitung

DPRD Bangka Belitung Terima Audiensi Ulama Bahas BBM

Selasa, 27 Okt 2026 - 18:29 WIB