BERITAACUAN.COM— Mahasiswa Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Bangka Belitung (UBB) menggelar kegiatan edukatif di SDN 4 Merawang, Kabupaten Bangka pada Senin, 11 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis Team Based Project (TBP) melalui mata kuliah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Mengusung tema “Mural Mini Persahabatan: Melukis Bersama tentang Kebersamaan”, kegiatan tersebut dirancang untuk menanamkan nilai kebersamaan, keberagaman, dan gotong royong kepada siswa sekolah dasar melalui pendekatan seni yang interaktif dan menyenangkan.
Program ini juga merupakan bagian dari “Proyek Pendidikan Pancasila Berdampak Nyata” serta implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka.
Selain menjadi bentuk kontribusi akademik, kegiatan ini juga sejalan dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi dalam memperkuat pembelajaran berbasis kolaborasi dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, siswa kelas 3 SDN 4 Merawang diajak untuk merancang dan membuat mural mini secara bersama-sama. Aktivitas ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga membangun pemahaman bahwa kerja sama, rasa hormat, dan kebersamaan merupakan fondasi penting dalam kehidupan sosial.
Sejalan dengan itu, sejumlah kajian pendidikan menegaskan bahwa pendidikan dasar merupakan fase penting dalam pembentukan karakter anak, khususnya dalam menumbuhkan empati dan kemampuan bekerja sama.
Guru kelas 3 SDN 4 Merawang, Sinta L mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, program ini berhasil menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan penguatan enam dimensi Profil Pelajar Pancasila.
“Ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan nilai beriman dan bertakwa, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif,” ujarnya.
Ia juga menilai antusiasme siswa sangat tinggi selama kegiatan berlangsung, terutama dalam proses berkolaborasi dan mengekspresikan ide melalui gambar.
Sementara itu, perwakilan humas pelaksana kegiatan, Rafly, berharap program ini dapat menjadi langkah awal dalam membentuk karakter anak sejak dini.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi fondasi agar siswa terbiasa bekerja sama dan memiliki empati tinggi terhadap sesama. Nilai-nilai ini diharapkan dapat melekat hingga mereka dewasa,” ungkapnya.
Kegiatan mural mini tersebut menjadi bukti nyata bahwa pendidikan karakter dapat dikemas secara kreatif dan menyenangkan, sekaligus memperkuat nilai kebhinekaan serta semangat kebersamaan di kalangan generasi muda.














