BERITAACUAN.COM – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sekaligus Sekretaris Komisi II, Elvi Diana, menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya aktivitas penambangan ilegal yang merusak kawasan hutan Bukit Menumbing, Bangka Barat. Sebagai putra daerah yang lahir dan besar di kaki Menumbing, Elvi merasa terpanggil untuk menyelamatkan paru-paru kota kelahirannya tersebut.
“Bukit Menumbing adalah bagian dari masa kecil saya. Dulu hutannya sangat asri, hijau, dan orisinal. Sangat menyayangkan jika kelestarian itu hilang hanya karena keserakahan oknum dan oligarki yang tidak bertanggung jawab,” ujar Elvi Diana kepada media.
Menyikapi kerusakan yang telah terjadi, Elvi menegaskan bahwa menyesali keadaan saja tidak cukup. Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari Pemerintah Provinsi (Pemprov), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat, PT Timah, hingga jajaran Forkopimda untuk bergerak bersama.
Secara konkret, Elvi mengungkapkan bahwa pihaknya melalui Partai PDI Perjuangan telah merencanakan aksi penanaman kembali (reboisasi) di kawasan tersebut.
“Kami dari PDI Perjuangan berencana melakukan reboisasi dalam rangka HUT Partai. Namun, mengingat adanya agenda menjelang bulan puasa dan perayaan Imlek, kegiatan yang semula dijadwalkan pertengahan Februari ini kemungkinan akan dipending menunggu hasil rapat koordinasi lebih lanjut,” jelasnya.
Elvi juga mengingatkan masyarakat untuk belajar dari bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, seperti di Sumatera Utara, Aceh, dan Jawa Barat. Menurutnya, bencana-bencana tersebut merupakan dampak nyata dari ulah manusia yang merusak hutan.
“Tujuannya satu: melestarikan hutan kita. Saya meminta masyarakat Bangka Barat jangan pernah memberi peluang kepada siapa pun, baik warga lokal maupun pendatang, untuk merusak Bukit Menumbing,” tegas Elvi.
Inisiasi hijau ini diklaim mendapat respons positif dari berbagai pihak, termasuk mantan Bupati Bangka Barat, Markus, serta dukungan dari komunitas Dispora Bangka Barat yang berada di luar daerah.
Elvi berharap niat baik ini mendapat dukungan penuh dari Penjabat Gubernur Babel dan seluruh instansi terkait guna mengembalikan fungsi ekologis Bukit Menumbing sebagai penyedia oksigen dan benteng alam bagi masyarakat Bangka Barat. (Beritaacuan.com/ Wandi)















