Inflasi Bangka Belitung di Maret 2026 Terkendali

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istimewa

Istimewa

BERITAACUAN.COM – Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Maret 2026 mengalami inflasi sebesar 0,41% (mtm) dan secara tahunan mengalami inflasi sebesar 1,87% (yoy).

Angka inflasi tahunan tersebut masih berada di sasaran target inflasi nasional yakni sebesar 2,5±1%, serta lebih rendah dibandingkan dengan inflasi nasional sebesar 3,48% (yoy). Sejalan dengan hal tersebut, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tercatat sebagai daerah dengan inflasi tahunan terendah kedua se-nasional.

Secara bulanan, inflasi disebabkan oleh kenaikan indeks harga pada Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau utamanya komoditas cumi-cumi, udang dan daging ayam ras.

Sedangkan secara tahunan, inflasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung didorong oleh kenaikan indeks harga pada Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya, khususnya komoditas emas perhiasan seiring dengan kenaikan harga global. Sementara itu, tekanan kenaikan harga komoditas daging ayam ras dan cumi-cumi pada periode HBKN Imlek, Ramadhan dan Idulfitri 1447 H kali ini relatif masih terkendali dibandingkan momentum yang sama tahun sebelumnya.

Merespon hal tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy menyampaikan bahwa Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah yang tergabung di dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) saling berkolaborasi menjalankan komitmen sesuai tupoksi masing-masing dalam menjaga inflasi tetap berada pada sasaran target inflasi nasional dan berupaya menahan laju tekanan inflasi khususnya yang bersumber dari bahan pangan (volatile foods). Berbagai langkah konkret telah dilakukan untuk mewujudkan terkendalinya inflasi pada periode Imlek, Ramadhan dan Idulfitri tahun ini, yaitu:

  1. Penyelenggaraan Operasi Pasar Murah (OPM) dan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebanyak 46 kali di berbagai titik di wilayah Bangka Belitung secara tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat komoditasnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan agar masyarakat mudah mengakses bahan pangan dengan harga yang terjangkau. Dalam penyelenggaraan kegiatan dimaksud, sebanyak 31 penyelenggaraan OPM dan GPM difasilitasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Selain itu, Bank Indonesia turut memfasilitasi distribusi 18,5 ton daging sapi beku dari Bekasi ke Kabupaten Belitung Timur sebagai bentuk upaya antisipatif menekan lonjakan harga daging sapi. TPID Belitung Timur telah mendistribusikan daging sapi beku tersebut kepada masyarakat di 8 (delapan) titik pendistribusian melalui kegiatan Operasi Pasar Murah (OPM) dengan harga jual Rp120.000/kg, lebih murah dibandingkan dengan harga di pasaran yang mencapai angka di kisaran Rp155.000 s.d. Rp165.000 per kg.
  2. Penyelenggaraan sidak pasar sebanyak 13 kali di seluruh Pemerintah Daerah yang dipimpin oleh masing-masing Kepala Daerah guna memastikan ketersediaan stok bahan pangan bagi masyarakat khususnya menjelang HBKN.
  3. Penyelenggaraan pertemuan High Level Meeting (HLM) sebanyak 5 (lima) kali yang dipimpin oleh Kepala Daerah guna merumuskan kebijakan pengendalian inflasi daerah. Hal ini juga sebagai upaya pengelolaan ekspektasi masyarakat ditengah tekanan inflasi.
  4. Edukasi masyarakat melalui konten dan/atau Iklan Layanan Masyarakat (ILM) yang tidak hanya berfokus untuk mengajak masyarakat bijak berbelanja, tetapi juga bijak berkonsumsi (no food waste).
  5. Implementasi program Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) yang tidak hanya berfokus pada stabilitas harga, namun juga turut mendorong ketahanan pangan di Bangka Belitung.

Lebih lanjut, Rommy menyampaikan bahwa berbagai upaya tersebut di atas merupakan implementasi strategi 4K yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif, yang dilakukan dengan semangat tinggi melalui sinergi dan kolaborasi, sehingga turut menjaga inflasi di Bangka Belitung terkendali dengan tetap menjaga geliat perekonomian tetap tumbuh dan berkelanjutan.

Dalam upaya pengendalian inflasi jangka menengah-panjang, Bank Indonesia terus mendorong kemandirian produksi pangan di Bangka Belitung khususnya komoditas yang memberikan andil terhadap inflasi.

Hal ini dilakukan dengan program pemberdayaan klaster pangan binaan meliputi aspek manajemen, produksi, dan pemasaran. Harapannya, di samping turut menjaga ketahanan pangan di Bangka Belitung, juga diharapkan dapat mendukung program strategis Pemerintah, antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG) seiring bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang aktif di Bangka Belitung.

Sebagai penutup, Rommy juga menegaskan bahwa tantangan inflasi ke depan masih tetap ada, namun dengan Optimisme, Komitmen dan Sinergi (OKS) bersama Kepala Daerah dan instansi terkait diharapkan dapat terus menjaga inflasi pada rentang yang rendah dan stabil sesuai dengan sasaran target inflasi nasional.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Kedua Fasilitasi HKI, Disparbudkepora Dorong Pegiat Kreatif Melek Hak Cipta
Seru! ASN Perempuan di Pemprov Babel Ikuti Lomba Penalti Futsal peringati Haornas 2026
Dua Perda Resmi Disahkan untuk Dorong Ekonomi dan Tata Kelola di Bangka Belitung
Polwan Polda Babel dan Jajaran Salurkan Ratusan Ribu Liter Air Minum dan Air Bersih
Salurkan Bantuan Rp570,8 Juta untuk Korban Gempa Flores, Babel Perkuat Solidaritas dengan NTT
Pelantikan JPT di Pemprov Bangka Belitung Terapkan Manajemen Talent
Pj Sekda Lantik Kepala OPD di Pemprov Babel, Ini Nama yang Dilantik
Tim PB Porprov VII Babel Mulai Periksa Keabsahan Dokumen Asli 2.187 Atlet

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:35 WIB

Hari Kedua Fasilitasi HKI, Disparbudkepora Dorong Pegiat Kreatif Melek Hak Cipta

Jumat, 11 September 2026 - 20:31 WIB

Seru! ASN Perempuan di Pemprov Babel Ikuti Lomba Penalti Futsal peringati Haornas 2026

Jumat, 11 September 2026 - 19:09 WIB

Dua Perda Resmi Disahkan untuk Dorong Ekonomi dan Tata Kelola di Bangka Belitung

Kamis, 10 September 2026 - 20:58 WIB

Polwan Polda Babel dan Jajaran Salurkan Ratusan Ribu Liter Air Minum dan Air Bersih

Kamis, 10 September 2026 - 18:41 WIB

Salurkan Bantuan Rp570,8 Juta untuk Korban Gempa Flores, Babel Perkuat Solidaritas dengan NTT

Berita Terbaru