Ekspor Babel April 2026 Turun 30,95 Persen, Neraca Perdagangan Tetap Surplus US$114,36 Juta

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAACUAN.COM. PANGKALPINANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) merilis data terbaru mengenai performa perdagangan internasional lintas batas untuk periode April 2026. Kepala BPS Babel, Sugeng, menyampaikan bahwa nilai ekspor dan impor di wilayah tersebut mengalami dinamika yang cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Nilai ekspor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada April 2026 tercatat sebesar US$121,81 juta. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 30,95 persen jika dibandingkan dengan capaian pada April 2025.

Penurunan total ekspor ini dipicu oleh melemahnya sektor andalan Babel, yaitu komoditas timah Realisasi Ekspor Timah (April 2026): US$87,06 juta. Perbandingan Year-on-Year (y-on-y): Mengalami penurunan sebesar 39,87 persen dibanding April 2025 yang kala itu mampu menembus angka US$144,77 juta.

Di sisi lain, aktivitas impor Kepulauan Bangka Belitung menunjukkan tren yang berkebalikan. Khusus untuk bulan April 2026, nilai impor Babel berada di angka US$7,45 juta.

“Secara kumulatif, nilai impor sepanjang periode Januari hingga April 2026 telah menyentuh US$8,20 juta. Angka kumulatif ini melonjak tajam sebesar 172,57 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada Januari–April 2025 (cumulative-to-cumulative / c-to-c),” tutur Sugeng.

Meski kinerja ekspor mengalami kontraksi dan angka impor melonjak tajam, Sugeng menegaskan bahwa kondisi makro perdagangan Babel secara umum masih berada di zona aman.

“Neraca perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada bulan April 2026 terpantau masih mengalami surplus sebesar US$114,36 juta,” ungkap Sugeng dalam keterangannya.

Surplus yang kuat ini terjadi karena nilai total ekspor bulanan Babel yang masih jauh lebih tinggi secara nominal dibandingkan dengan nilai impornya. Kendati demikian, penurunan ekspor komoditas utama seperti timah tetap memerlukan perhatian khusus dari para pemangku kebijakan daerah ke depan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KDM dan Sherly Tjoanda Akan Hadir ke Babel, Ini Agendanya
DPRD dan Eksekutif Babel Matangkan Ranperda Kelautan, Dorong Laut Jadi Sumber Ekonomi Baru Pengganti Timah
Tiga Ranperda Prioritas Dibahas, Pemprov Babel dan DPRD Sinergi Dorong Pembangunan Berkelanjutan
Anggota DPRD Babel Yogi Maulana Suarakan Keprihatinan Antrean BBM Mengular dan Tak Kunjung Tuntas
DPRD Babel Serap Aspirasi Masyarakat Soal Carut Marut Penyaluran BBM
Pemprov Babel dengan Kemenhan Rapat Tindak Lanjut Penyelesaian Masalah Keveteranan
Bhita Pangkalpinang Melangkah ke TOP 11 DA8 Indosiar, Masyarakat Diajak Bersatu Berikan Dukungan
Gubernur Hidayat Arsani Sidak 7 SPBU, Tagaskan Tak Ada Ruang bagi Oknum Nakal

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:55 WIB

KDM dan Sherly Tjoanda Akan Hadir ke Babel, Ini Agendanya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:48 WIB

DPRD dan Eksekutif Babel Matangkan Ranperda Kelautan, Dorong Laut Jadi Sumber Ekonomi Baru Pengganti Timah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Tiga Ranperda Prioritas Dibahas, Pemprov Babel dan DPRD Sinergi Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Anggota DPRD Babel Yogi Maulana Suarakan Keprihatinan Antrean BBM Mengular dan Tak Kunjung Tuntas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:41 WIB

DPRD Babel Serap Aspirasi Masyarakat Soal Carut Marut Penyaluran BBM

Berita Terbaru

Bangka Belitung

KDM dan Sherly Tjoanda Akan Hadir ke Babel, Ini Agendanya

Sabtu, 31 Okt 2026 - 20:55 WIB

Bangka Belitung

DPRD Babel Serap Aspirasi Masyarakat Soal Carut Marut Penyaluran BBM

Jumat, 30 Okt 2026 - 05:41 WIB