BERITAACUAN.BELITUNGTIMUR- Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPC APDESI) Kabupaten Belitung Timur menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas respons cepat, perhatian serius, dan langkah yang dinilai nyata dalam menindaklanjuti persoalan penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang selama ini menjadi keresahan masyarakat desa dan para petani.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui juru bicara DPC APDESI Kabupaten Belitung Timur, Syamsudin selaku Ketua DPC APDESI Belitung Timur, usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat bersama DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beberapa hari lalu.
Menurut DPC APDESI Belitung Timur, persoalan turunnya harga TBS bukan sekadar persoalan ekonomi semata, tetapi sudah berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat desa. Menurunnya harga sawit memengaruhi pendapatan keluarga petani, melemahkan daya beli masyarakat, memperlambat perputaran ekonomi desa, dan berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat secara umum.
Karena itu, DPC APDESI Belitung Timur menilai langkah cepat DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam membuka ruang dialog, menerima aspirasi, dan melakukan tindak lanjut terhadap persoalan tersebut menjadi bentuk nyata hadirnya lembaga perwakilan rakyat di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, para kepala desa yang hadir menilai bahwa rapat yang dilaksanakan bukan sekadar agenda formalitas, melainkan forum yang benar-benar memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan kondisi yang terjadi di lapangan dan mendorong adanya penyelesaian.
“Kamek berterima kasih banyak kepada DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dengan adanya pertemuan kemarin, masyarakat melihat langsung adanya respons dan tindak lanjut yang cepat. Bahkan belum sampai 24 jam setelah aspirasi dan harapan masyarakat terkait harga sawit disampaikan, sudah mulai terlihat perubahan yang lebih baik.
Bagi kamek orang kampung, hal seperti ini sangat berarti karena masyarakat merasa didengar dan diperhatikan. Kami melihat ada keseriusan, ada kepedulian, dan ada upaya nyata untuk mengawal persoalan ini. Ini yang masyarakat harapkan dari lembaga perwakilan rakyat,” ujar Syamsudin.
DPC APDESI Belitung Timur juga menyampaikan bahwa respons cepat seperti ini memberikan kepercayaan dan harapan kepada masyarakat bahwa persoalan rakyat masih menjadi perhatian utama.
Menurut peserta yang hadir, sejumlah pembahasan dalam rapat menyentuh langsung persoalan yang selama ini dirasakan petani, termasuk pentingnya pelaksanaan ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah, penguatan pengawasan, dan perlunya menjaga agar tata niaga sawit dapat berjalan lebih baik dan berpihak kepada petani.
Secara khusus, DPC APDESI Belitung Timur menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bapak Didit Srigusjaya, atas kepemimpinan dan ruang komunikasi yang dibuka sehingga aspirasi masyarakat desa dapat tersampaikan dengan baik.
Apresiasi juga disampaikan kepada Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari Pulau Belitung, Bapak Edi Nasapta, yang dalam forum tersebut dinilai menyampaikan sejumlah pandangan dan masukan yang dekat dengan kondisi riil masyarakat serta memperjuangkan berbagai hal yang menjadi aspirasi desa dan petani.
DPC APDESI Belitung Timur turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang hadir dan menunjukkan perhatian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
DPC APDESI Belitung Timur berharap langkah yang telah dilakukan tidak berhenti pada pelaksanaan rapat, tetapi terus dikawal hingga memberikan hasil yang berkelanjutan dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami berharap semangat seperti ini terus dipertahankan. Karena pada akhirnya yang dinilai masyarakat bukan banyaknya rapat, tetapi hasil yang dirasakan rakyat. Dan kami melihat setelah pertemuan kemarin, sudah mulai ada perubahan yang lebih baik. Mudah-mudahan kondisi ini terus terjaga sehingga harga TBS dapat semakin membaik dan kesejahteraan petani kembali meningkat,” tutup Syamsudin.
Peserta DPC APDESI Kabupaten Belitung Timur yang hadir:
1. Syamsudin — Kepala Desa Mekar Jaya
2. Dedi Sugianto — Kepala Desa Limbongan
3. Wasni — Kepala Desa Simpang Tiga
4. Mardini — Kepala Desa Buding
5. Rosdiansyah — Kepala Desa Jangkang















