BERITAACUAN.COM – Peristiwa memilukan terjadi di aliran Sungai Mendok, Desa Mendok, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka. Seorang warga berinisial J (L) dilaporkan tewas setelah diterkam dan diseret buaya saat sedang memasang tajur ikan pada Selasa malam (10/02/2026).
Peristiwa bermula sekitar pukul 19:00 WIB. Berdasarkan keterangan dari Ipda Aryo Darmawanto, pihak kepolisian menerima laporan warga terkait adanya serangan predator air tersebut di wilayah Limbong, Sungai Mendok.
Menurut keterangan saksi mata, saat kejadian korban sedang berada di pinggir sungai untuk memasang tajur. Namun nahas, saat korban masuk ke dalam air, seekor buaya langsung menerkam dan menyeretnya ke tengah sungai.
“Menurut laporan saksi, pada saat korban dibawa buaya, sempat terlihat senter kepala yang dikenakan korban masih menyala di dalam air, namun tak lama kemudian padam,” ujar Ipda Aryo dalam keterangannya.
Merespons laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel Brimob, BPBD Kabupaten Bangka, Badan SAR, serta Tim Laskar Sekaban dikerahkan ke lokasi pada pukul 22:00 WIB.
Pencarian sempat terkendala oleh minimnya pencahayaan di area sungai yang rimbun, sehingga tim memutuskan untuk menghentikan pencarian sementara pada tengah malam dan melanjutkannya di pagi hari.
Pada Rabu pagi (11/02/2026) pukul 07:00 WIB, tim gabungan kembali melakukan penyisiran dengan membagi lokasi menjadi dua zona. Menggunakan perahu kayu dan rubber boat, petugas menyisir aliran sungai tempat korban terakhir kali terlihat.
Hasilnya, pada pukul 08:50 WIB, tim menemukan titik terang. Sekitar 300 meter dari tempat kejadian perkara (TKP), petugas yang sedang menyisir terhalang oleh jaring ikan milik warga.
“Pada saat mengangkat jaring tersebut, tim melihat tangan manusia dan langsung melakukan proses pengangkatan. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (MD),” jelas Ipda Aryo.














