BERITAACUAN.COM – Universitas Bangka Belitung (UBB) menjadi lokasi Kunjungan Kerja Legislasi Komisi XII DPR RI Masa Sidang V Tahun Sidang 2025-2026 untuk menyerap aspirasi terkait penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Ketenagalistrikan.
Forum tersebut digelar di Ruang Balai Besar Peradaban (BBK) UBB, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini mempertemukan unsur legislatif, pemerintah daerah, perguruan tinggi, BUMN, dan praktisi sektor energi guna menyempurnakan regulasi ketenagalistrikan nasional.
Kunjungan dipimpin Ketua Komisi XII DPR RI Dr. Bambang Patijaya, S.E., M.M., bersama anggota Komisi XII lainnya yakni Jamaludin Malik, S.H., M.H., drg. Alfons Manibui, Dewi Yustisiana, S.H., M.Kn., dan Ir. H. Ateng Sutisna.
Turut hadir Staf Ahli Gubernur Babel Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Dr. Drs. Agus Suryadi, M.Si. yang mewakili Gubernur, Plt. Dirjen Ketenagalistrikan Tri Winarno, Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) M. Fahrur Rozy, GM PLN UIW Babel Ira Savitri, serta perwakilan Pertamina Patra Niaga dan Polman Babel.
Dalam forum tersebut, Komisi XII menghimpun berbagai masukan dari pemerintah, pelaku industri, dan akademisi. Pembahasan mencakup penguatan tata kelola sektor ketenagalistrikan, peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, kesiapan transisi energi, hingga mendorong iklim investasi yang berpihak pada kepentingan nasional.
Ketua Komisi XII, Bambang Patijaya menegaskan, penyusunan RUU Ketenagalistrikan diharapkan mampu memperbaiki kualitas pelayanan dan mendorong penguatan industri ketenagalistrikan.
Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy memastikan kondisi sistem kelistrikan di Kepulauan Bangka Belitung dalam kondisi aman dan kapasitas mencukupi.
“Listrik di Bangka Belitung aman, kapasitas juga aman. Jadi kalau dibilang defisit itu tidak benar,” ujar Fahrur.
Dengan melibatkan UBB sebagai pusat penyerapan aspirasi akademik, Komisi XII DPR RI berharap RUU Ketenagalistrikan yang dihasilkan lebih berkeadilan, berkepastian hukum, dan akomodatif terhadap potensi energi daerah.














