BERITAACUAN.COM — Program Studi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bangka Belitung (UBB) resmi meraih predikat Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Atas capaian tersebut, FISIP UBB menggelar syukuran bersama sivitas akademika di Ruang Rapat FISIP UBB pada Kamis, 21 Mei 2026. Predikat Akreditasi Unggul itu ditetapkan melalui Surat Keputusan BAN-PT Nomor 6593/SK/BAN-PT/Ak/S/V/2026.
Status ini merupakan peringkat tertinggi dalam sistem akreditasi perguruan tinggi di Indonesia, sekaligus menjadi indikator meningkatnya mutu akademik dan tata kelola pendidikan tinggi di lingkungan UBB.
Kegiatan syukuran berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Hadir langsung Rektor UBB, Ibrahim, didampingi jajaran wakil rektor, perwakilan fakultas, serta lembaga universitas seperti LPPM dan LPPMP.
Turut hadir pula keluarga besar FISIP UBB yang terdiri dari dekanat, ketua jurusan, koordinator program studi, dosen, tenaga kependidikan, hingga sivitas akademika lintas fakultas.
Acara dipandu oleh alumni Ilmu Politik UBB angkatan 2025, Trie Kumala, dan diawali dengan doa bersama yang dipimpin dosen FISIP UBB, Muhammad Rozani.
Dalam sambutannya, Rektor UBB menyampaikan apresiasi atas capaian Program Studi Ilmu Politik yang berhasil meraih predikat tertinggi tersebut. Ia menilai, keberhasilan ini menjadi bukti nyata peningkatan kualitas akademik dan tata kelola di lingkungan universitas.
“Akreditasi Unggul ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan di UBB semakin baik dan mampu bersaing secara nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan FISIP UBB, Iskandar Zulkarnain, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika, khususnya di Program Studi Ilmu Politik.
“Capaian ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Puncak acara ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Koordinator Program Studi Ilmu Politik UBB, Sandy Pratama. Potongan tumpeng kemudian diserahkan kepada rektor dan dekan sebagai simbol rasa syukur atas pencapaian tersebut.














