Kebijakan Jalur Domisili 200 Meter di SPMB 2026, DPRD Babel: Upaya Pemerataan Kualitas Pendidikan

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAACUAN.COM. PANGKALPINANG – Kebijakan baru dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 di Provinsi Bangka Belitung resmi menetapkan aturan domisili 200 meter dari sekolah otomatis diterima. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan komitmen pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Bangka Belitung.

Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung, Narulita Sari, memberikan apresiasi terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung tersebut. Menurutnya, aturan radius 200 meter ini memberikan ruang dan kesempatan yang adil bagi anak-anak untuk bersekolah di lingkungan terdekat mereka.

Narulita menekankan bahwa kebijakan jalur domisili ini harus dibarengi dengan peningkatan mutu standar proses belajar mengajar di seluruh sekolah. Ia menegaskan tidak boleh lagi ada dikotomi atau perbedaan kasta antar sekolah.

“Pemerintah harus memastikan setiap sekolah memiliki kualitas pendidikan, tenaga pendidik, hingga kegiatan yang sama. Jangan ada perbedaan lagi. Kita pastikan semua sekolah berkualitas sehingga tidak ada lagi istilah sekolah favorit atau unggulan. Sekolah harus berkualitas tanpa terkecuali,” tegas Narulita.

Selain aspek pemerataan pendidikan, Narulita juga menyoroti manfaat praktis bagi para orang tua, terutama dalam hal keamanan dan pengawasan anak. Dengan jarak sekolah yang dekat dari rumah, orang tua dapat lebih mudah memantau aktivitas anak-anak mereka.

Dia mengajak para orang tua untuk mulai berpikiran terbuka (open minded) dan tidak terpaku pada sekolah tertentu. “Jika kualitas sekolah sudah sama, lebih baik memilih yang dekat rumah demi keamanan anak-anak. Kalau dekat, orang tua lebih enak memantaunya,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, pihak DPRD Babel mengingatkan Dinas Pendidikan agar menjalankan SPMB 2026 sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan. Narulita mewanti-wanti agar tidak ada praktik manipulasi dalam pelaksanaan aturan jarak domisili tersebut.

“Jangan sampai ada aturan yang dimanipulasi. Aturan yang sudah ditetapkan dan disepakati harus diikuti oleh semua pihak. Transparansi adalah kunci agar SPMB ini memberikan hasil yang terbaik bagi kemajuan pendidikan di Bangka Belitung,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KDM dan Sherly Tjoanda Akan Hadir ke Babel, Ini Agendanya
DPRD dan Eksekutif Babel Matangkan Ranperda Kelautan, Dorong Laut Jadi Sumber Ekonomi Baru Pengganti Timah
Tiga Ranperda Prioritas Dibahas, Pemprov Babel dan DPRD Sinergi Dorong Pembangunan Berkelanjutan
Anggota DPRD Babel Yogi Maulana Suarakan Keprihatinan Antrean BBM Mengular dan Tak Kunjung Tuntas
DPRD Babel Serap Aspirasi Masyarakat Soal Carut Marut Penyaluran BBM
Pemprov Babel dengan Kemenhan Rapat Tindak Lanjut Penyelesaian Masalah Keveteranan
Gubernur Hidayat Arsani Sidak 7 SPBU, Tagaskan Tak Ada Ruang bagi Oknum Nakal
Pansus RZWP3K Cabut IUP PT Timah di Batu Beriga Tanpa Lihat Kajian, Tapi Diam Dengan IUP Swasta
Foto: BeritaCMM.com

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:55 WIB

KDM dan Sherly Tjoanda Akan Hadir ke Babel, Ini Agendanya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:48 WIB

DPRD dan Eksekutif Babel Matangkan Ranperda Kelautan, Dorong Laut Jadi Sumber Ekonomi Baru Pengganti Timah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Tiga Ranperda Prioritas Dibahas, Pemprov Babel dan DPRD Sinergi Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Anggota DPRD Babel Yogi Maulana Suarakan Keprihatinan Antrean BBM Mengular dan Tak Kunjung Tuntas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:41 WIB

DPRD Babel Serap Aspirasi Masyarakat Soal Carut Marut Penyaluran BBM

Berita Terbaru

Bangka Belitung

KDM dan Sherly Tjoanda Akan Hadir ke Babel, Ini Agendanya

Sabtu, 31 Okt 2026 - 20:55 WIB

Bangka Belitung

DPRD Babel Serap Aspirasi Masyarakat Soal Carut Marut Penyaluran BBM

Jumat, 30 Okt 2026 - 05:41 WIB