Pencari Udang Diterkam Buaya di Belitung Timur Ditemukan Kondisi Meninggal Dunia

Jumat, 7 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAACUAN.COM.PANGKALPINANG-Operasi pencarian terhadap Samsul (47), pencari udang yang dilaporkan hilang di perairan Kolong Kero, Kabupaten Belitung Timur, akhirnya membuahkan hasil. Nahas, korban ditemukan pada Jumat (7/8/2026) pagi dalam keadaan meninggal dunia usai menjadi korban keganasan buaya muara.

Tim SAR Gabungan yang telah menyisir lokasi sejak Kamis malam, berhasil menemukan jasad korban pada pukul 09.00 WIB. Titik penemuan korban berada pada jarak kurang lebih 2 kilometer dari lokasi awal kejadian (LKP), tempat di mana peralatan mencari udang dan sepeda motor korban tergeletak.

Saat ditemukan, kondisi jenazah korban sangat memprihatinkan dan tidak lagi utuh akibat gigitan predator buas yang menghuni kawasan perairan tersebut. Temuan ini memastikan dugaan awal bahwa korban ditarik oleh buaya saat sedang mencari udang di tepi kolong.

Setelah memastikan identitas korban, Tim SAR Gabungan segera melakukan proses evakuasi secara hati-hati. Jenazah korban diangkat ke atas perahu karet (rubber boat) dan dibawa menuju pesisir kolong. Dari titik pendaratan, korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Muhammad Zein Belitung Timur untuk proses lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga duka.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, menyampaikan rasa simpati dan dukacita yang mendalam atas musibah ini. Ia juga memberikan apresiasi atas dedikasi para personel di lapangan.

“Kami dari Kantor SAR Pangkalpinang turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa korban, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada segenap unsur SAR Gabungan yang telah bekerja keras membantu dan mendukung penuh proses pencarian hingga evakuasi korban pada pagi ini,” ungkap Mikel.

Dengan ditemukannya korban dan telah dievakuasi ke rumah sakit, maka Operasi SAR gabungan di Kolong Kero dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat telah dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Target Operasi 2028, Pemprov Matangkan Realisasi Interkoneksi Kelistrikan Sumatera-Bangka Tahap II
Kanwil DJPb Babel Ajak Stakeholder Berperan Aktif Tingkatkan Kualitas Layanan
Digelar di OROM Sungailiat, 450 Atlet Ikuti Kerjurprov PBSI Bangka Belitung
Berkas P21, Ditreskrimsus Polda Babel Limpahkan Satu Tersangka Tipidkor Pengadaan MOT RSUP
BPS: Penumpang Udara dan Laut yang Datang ke Babel Naik pada Juli 2026
Kunjungan Wisnus Babel Juli 2026 Turun Tipis, Jumlah Tamu Menginap Justru Naik 3,81 Persen
Tingkat Pengangguran Terbuka Bangka Belitung Naik, Capai 4,21 Persen
Begini Modus Penyelundupan 15 Balok Timah di Pelabuhan Tanjungkalian

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:25 WIB

Target Operasi 2028, Pemprov Matangkan Realisasi Interkoneksi Kelistrikan Sumatera-Bangka Tahap II

Rabu, 2 September 2026 - 19:22 WIB

Kanwil DJPb Babel Ajak Stakeholder Berperan Aktif Tingkatkan Kualitas Layanan

Rabu, 2 September 2026 - 18:28 WIB

Digelar di OROM Sungailiat, 450 Atlet Ikuti Kerjurprov PBSI Bangka Belitung

Selasa, 1 September 2026 - 22:12 WIB

Berkas P21, Ditreskrimsus Polda Babel Limpahkan Satu Tersangka Tipidkor Pengadaan MOT RSUP

Selasa, 1 September 2026 - 19:06 WIB

BPS: Penumpang Udara dan Laut yang Datang ke Babel Naik pada Juli 2026

Berita Terbaru

Bangka Belitung

BPS: Penumpang Udara dan Laut yang Datang ke Babel Naik pada Juli 2026

Selasa, 1 Sep 2026 - 19:06 WIB