Edi Nasapta: Pertambangan di Laut Harus Gunakan Teknologi Mampu Menimalkan Dampak Kerusakan Lingkungan

Selasa, 21 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAACUAN.COM.PANGKALPINNG-Wakil Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung (Babel), Edi Nasapta menegaskan, aktivitas pertambangan di laut harus menggunakan teknologi yang mampu meminimalkan dampak kerusakan terhadap lingkungan.

Menurut polisiti asal Belitung ini, kepercayaan masyarakat terhadap kegiatan pertambangan hanya dapat dibangun apabila perusahaan mampu membuktikan. Berdasarkan fakta ilmiah, bukan asumsi ataupun klaim sepihak.

“Harus dibangun sesuai fakta ilmiah, melalui kajian akademik, penelitian lapangan, dan teknologi yang terukur harus menjadi dasar agar masyarakat percaya bahwa penambangan laut bisa dilakukan tanpa merusak lingkungan,” tutur Edi Senin (20/7/2026).

Dia menilai, perusahaan tambang, harus mulai meninggalkan pola penambangan konvensional dan berinovasi dalam menerapkan teknologi yang lebih modern serta ramah lingkungan.

“Mereka harus berpikir bagaimana menambang di laut tetapi tidak merusak laut. Jangan lagi menggunakan cara-cara konvensional seperti selama ini. Teknologi harus ditingkatkan,” ujarnya.

Politisi Partai NasDem ini mengatakan, hingga kini masih banyak penolakan masyarakat terhadap aktivitas tambang laut, baik di Pulau Bangka maupun Belitung.

“Kalau tidak punya komitmen lingkungan yang kuat maka selamanya biar tertutup laut Beltim dari tambang, dan kepada pemerintah pusat komitmen fiskal harus terjalin dulu baru itu masuk akal kita buka karena demi kesejahteraan rakyat,” terangnya.

Hal itu, dikatakan Edi, tidak lepas dari paradigma yang berkembang. Terkait pertambangan timah selalu membawa dampak buruk bagi lingkungan.

“Kalau kita ingin mengambil potensi timah di laut, sekarang masih banyak yang tertutup karena masyarakat belum menerimanya. Paradigma masyarakat Bangka Belitung adalah tambang pasti merusak. Ini yang harus diubah melalui pembuktian nyata,” ujarnya.

Dia meminta, tidak hanya berfokus pada hasil produksi, tetapi turut memperkuat fungsi pengawasan terhadap aktivitas pertambangan di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) yang dimiliki.

Menurutnya, perusahaan tambang harus memastikan pengelolaan lingkungan dilakukan secara serius. Mulai dari penanganan terumbu karang, pengendalian tailing. Hingga pengawasan di lapangan melalui tim khusus yang memiliki kompetensi.

“Jangan hanya ingin mengetahui hasil produksinya, tetapi juga harus bertanggung jawab memelihara lingkungan. Pengawasan terhadap proses penambangan harus dilakukan secara serius,” tegasnya.

Selain itu, Edi menilai pelaksanaan reklamasi pascatambang harus benar-benar dijalankan sesuai dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Dia berharap, perusahaan lebih serius menunjukkan komitmennya terhadap pemulihan lingkungan.

Di sisi lain, Politikus NasDem ini juga menyoroti pentingnya kontribusi, terhadap pembangunan daerah. Khususnya di Kabupaten Belitung Timur yang menurutnya masih membutuhkan peningkatan sarana dan prasarana seperti jalan maupun fasilitas kesehatan.

“Kalau masyarakat melihat ada perbaikan lingkungan dan pembangunan yang nyata, tentu dukungan kepada PT Timah akan semakin besar,” ungkapnya.

Edi berharap, inovasi tersebut dapat menjadi awal lahirnya model pertambangan laut yang berkelanjutan di Bangka Belitung.

“Pertambangan ramah lingkungan harus menjadi contoh yang baik. Bangka Belitung dianugerahi sumber daya timah, sehingga pengelolaannya juga harus menjadi teladan. Jika lingkungan terjaga, harga timah membaik, dan ekonomi masyarakat meningkat, maka semua pihak akan merasakan manfaatnya,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Anggota DPRD Babel Elvi Dianas Apresiasi Bakti Sosial Operasi Katarak Rudi Center dan PDI Perjuangan
Dorong Ekonomi Lokal, Gubernur Babel Tinjau Potensi Pabrik dan Dermaga di Selat Nasik
DPRD Bangka Belitung Terima Audiensi Ulama Bahas BBM
Operasi Katarak Gratis Bagi Masyarkat Pulau Bangka, Rudianto Tjen: Doktrin Ketum PDI-P
Targetkan 800 Pasien, Rudi Center Datangkan 27 Tim Dokter Cicendo untuk Operasi Katarak Gratis di Bangk
Pemprov Bangka Belitung Terima Donasi BPJS Ketenagakerjaan bagi Korban Kebakaran Basel
Menyelamatkan Ruang Hidup Nelayan Rias dan Beriga Lewat Operasi Tambang Berwawasan Lingkungan
Pasca Kasus Hukum, Kepemimpinan Pengurus KONI Pangkalpinang Berganti
Foto: istimewa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Anggota DPRD Babel Elvi Dianas Apresiasi Bakti Sosial Operasi Katarak Rudi Center dan PDI Perjuangan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Dorong Ekonomi Lokal, Gubernur Babel Tinjau Potensi Pabrik dan Dermaga di Selat Nasik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:29 WIB

DPRD Bangka Belitung Terima Audiensi Ulama Bahas BBM

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Katarak Gratis Bagi Masyarkat Pulau Bangka, Rudianto Tjen: Doktrin Ketum PDI-P

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Targetkan 800 Pasien, Rudi Center Datangkan 27 Tim Dokter Cicendo untuk Operasi Katarak Gratis di Bangk

Berita Terbaru

Bangka Belitung

DPRD Bangka Belitung Terima Audiensi Ulama Bahas BBM

Selasa, 27 Okt 2026 - 18:29 WIB