BERITAACUAN.COM.JAKARTA – Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) menjajaki peluang kerja sama akademik dengan Yaman melalui kunjungan resmi ke Kedutaan Besar Republik Yaman di Jakarta, Senin (12/10/2026). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut komunikasi virtual sebelumnya sekaligus upaya mempererat hubungan melalui perwakilan diplomatik kedua negara.
Delegasi Unmuh Babel terdiri atas Rektor Dr. Ir. Fadillah Sabri, Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kerja Sama (KUIK), Haiyudi, Kepala UPT Bahasa, Isti Widiharjanti, serta dosen Program Studi Pariwisata, Ema Febriani, Kedatangan delegasi diterima langsung oleh Yang Mulia Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh, Duta Besar Republik Yaman untuk Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, Duta Besar Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi Unmuh Babel. Ia berharap pembahasan yang telah dilakukan dapat segera ditindaklanjuti melalui penjajakan kerja sama di bidang akademik, termasuk dengan perguruan tinggi di Yaman.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung dan Rektor Unmuh Babel atas pertemuan hari ini. Saya berharap berbagai hal yang telah kita bicarakan dapat segera ditindaklanjuti. Kita akan menjajaki kerja sama di bidang akademik, mulai dari jenjang S-1 hingga S-3. Saya juga berharap ke depannya dapat terjalin kerja sama antara Unmuh Babel dan universitas-universitas di Yaman. Insyaallah, kita akan menindaklanjutinya melalui penandatanganan kerja sama berdasarkan pembahasan hari ini,” ungkapnya.
Menanggapi pertemuan tersebut, Rektor Unmuh Babel, Fadillah Sabri, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menindaklanjuti komunikasi dengan perwakilan Yaman di Indonesia. Pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan informasi mengenai mahasiswa asal Yaman yang sedang menempuh pendidikan di Unmuh Babel.
“Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan melalui Zoom Meeting sebelumnya dan bertujuan mempererat hubungan silaturahmi antara kedua negara, terutama melalui perwakilan Yaman di Indonesia. Kami juga menyampaikan informasi mengenai mahasiswa asal Yaman yang sedang menempuh pendidikan di Unmuh Babel,” ujar Fadillah.
Ia menambahkan, Unmuh Babel berencana mengundang Duta Besar Yaman untuk berkunjung ke Bangka Belitung pada agenda mendatang. Menurutnya, kedekatan historis Indonesia dan Yaman menjadi salah satu alasan pentingnya memperkuat hubungan melalui komunikasi dan pertemuan secara langsung.
“Kami berniat mengundang Yang Mulia Duta Besar Yaman ke Bangka Belitung pada agenda mendatang. Dari sisi sejarah, Indonesia dan Yaman memiliki kedekatan yang perlu terus diperkuat. Karena itu, pertemuan langsung seperti ini menjadi penting,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala KUIK Unmuh Babel, Haiyudi, S.Pd., M.Ed., mengatakan bahwa pertemuan tersebut juga membahas peluang akses pendidikan bagi warga Yaman yang ingin melanjutkan studi di Unmuh Babel. Ke depan, koordinasi dengan Kedutaan Besar Yaman diharapkan dapat membantu penyampaian informasi penerimaan mahasiswa internasional kepada calon mahasiswa.
Pada kesempatan ini delegasi Unmuh Babel mendapat kehormatan menghadiri jamuan makan siang bersama Duta Besar Yaman. Suasana akrab tersebut menjadi kesempatan untuk bertukar pandangan dan mempererat komunikasi mengenai peluang kerja sama pada masa mendatang yang bermanfaat bagi kedua belah pihak.














